Sepeda Patah-Patah
Waktu SMP saya pernah merakit sepeda sendiri. Rangkanya saya beli terpisah. Garpu depan warna chrome. Pelek bintang merah. Dan yang paling saya suka, catnya. Saya membeli piloks hitam arang, lalu mengecat sendiri rangkanya sampai…
Fragments of Memory
Waktu SMP saya pernah merakit sepeda sendiri. Rangkanya saya beli terpisah. Garpu depan warna chrome. Pelek bintang merah. Dan yang paling saya suka, catnya. Saya membeli piloks hitam arang, lalu mengecat sendiri rangkanya sampai…
Kelas 2-C SMA Negeri Desa Wonoraharja bukanlah tempat untuk anak-anak pintar yang dingin. Di sudut bangku kayu yang sudah dicorat-coret tipex, Kasman dan Parti menghabiskan masa remaja dengan cara yang membuat guru wali kelas…
Begitu sandal kami dilepas di teras, Mama langsung tahu kami baru pulang dari Lapangan Jawa. Debu halus menempel sampai ke sela-sela jari kaki. Betis, celana, bahkan leher ikut berdebu. Kalau angin dari arah Pantai…
Langit sore di atas Balai Desa menggantung berat, warna abu-abu tembaga yang menjanjikan hujan namun enggan tumpah. Di dalam ruangan, bau keringat bercampur aroma balsem dan minyak kayu putih menguar tajam. Dua puluh kepala…
Titin bukan perempuan yang suka mendengar kata-kata cinta. Hampir tidak pernah ada hal-hal romantis seperti di novel-novel dalam interaksi kami. Paling sering kami bicara tentang sekolah, tentang PR, tentang pelajaran yang belum ia mengerti.…
Toko buku loak milik Pak Hendrawan terhimpit di antara deretan kedai fotokopi lama dan warung soto madura yang pintunya sudah digembok sejak pukul sembilan malam. Gang sempit bernama Jalan Macanan itu luput dari ingatan…
Debu tebal melapisi map-map tua di gudang arsip kepolisian daerah. Kertas-kertas itu menguning, rapuh oleh waktu yang tidak pernah peduli pada kebenaran. Di sana, di dalam amplop tersegel atau di bawah kuku korban yang…
Seorang lelaki jemu dengan hidupnya. Keringat yang menetes, tenaga yang habis, nyawa yang dipertaruhkan, semuanya berakhir dengan kegagalan. Kecewa melanda batinnya. Dia membuang segala miliknya. Dia mengasingkan diri ke tengah rimba belantara. Langkah kakinya…
Merauke di awal tahun 1980-an adalah kota di mana hutan dan halaman rumah belum memiliki batas yang tegas. Satwa liar masih menjadi bagian dari keseharian yang biasa. Di sebelah kanan rumah kami, dipisahkan oleh…