Antarnisti

Simple Mind, Simple Writing

Bau Kue di Siang Puasa

Kalian tahu bau Lebaran? Bau yang mulai muncul di rumah pada akhir bulan Puasa. Bau yang membuat siang terasa lebih panjang dari biasanya. Di rumah kami, salah satunya adalah bau kue kering yang baru keluar dari oven. Menjelang akhir Ramadan,… Continue Reading →

Pukul Dua Malam dan Tidak Ada yang Tahu

Ada perempuan yang menyimpan nomor seseorang di ponselnya. Tapi tidak pernah menelepon. Nomornya ada. Orangnya mungkin ada. Tapi jarinya tidak bergerak. Saya tidak tahu siapa perempuan itu. Mungkin tetangga. Mungkin orang yang pernah duduk di sebelah kita di angkot. Mungkin… Continue Reading →

Badan Gizi Tanpa Ahli Gizi

Selasa malam, tiga pejabat dicopot sekaligus. Penggantinya datang dari dunia keuangan dan militer. Tidak ada satu pun yang paham gizi. Tapi mungkin memang bukan itu yang sedang dicari. Pagi itu Dadan Hindayana masih mendampingi Presiden Prabowo. Mereka pergi ke dapur… Continue Reading →

Pegang Tangan Cari Coca-Cola

“Woy, kam dapat Coca-Cola tu di mana?” Pertanyaan itu bisa terdengar kapan saja di hari Lebaran. Di pinggir jalan. Di depan gang. Di halaman rumah orang. Kadang satu rombongan anak baru keluar dari rumah, rombongan lain baru turun dari sepeda…. Continue Reading →

Paris, Lagi. Dan Lagi

PSG merebut mahkota Eropa untuk kedua kalinya berturut-turut. Arsenal kembali pulang dengan tangan kosong, dan duka yang sudah terlalu akrab. Ada ironi kejam yang hanya bisa dilahirkan oleh sepak bola. Di menit keenam, Kai Havertz, pria yang pernah mencetak gol… Continue Reading →

Koci-Koci untuk Yana

Setiap pagi sebelum ke TK Al Hikmah Spadem, Bapa singgah sebentar di kios Ibu Paino. Kios itu menjual kue pagi. Gogos, lemper, arem-arem, kue lapis, nagasari, onde-onde, klepon, ongol-ongol, lemet, koci-koci, roti goreng, roti bakar, roti pao isi kacang, isi… Continue Reading →

Aturan Bulu Tangan

Mama selalu bangun paling dulu kalau bulan puasa. Saya tidak tahu jam berapa beliau mulai bergerak di dapur. Ketika kami dibangunkan, nasi sudah ada di meja. Lauk sudah siap. Ovaltine sudah dituang. Suara sendok terdengar pelan sebelum subuh. Dari luar,… Continue Reading →

Harta Karun dari Pesawat

Rumah kami di Spadem hanya sekitar satu setengah kilometer dari Bandara Mopah. Kalau pesawat lewat rendah, suaranya datang lebih dulu. Kaca nako bergetar sedikit. Seng atap seperti ikut menahan napas. Anak-anak yang sedang main di halaman biasanya berhenti sebentar, lalu… Continue Reading →

Makanya Ko Belajar Baca

Video player Betamax Sony C7 itu besar dan berat. Warnanya gelap. Waktu itu, tidak ada yang menyentuhnya sembarangan. Mama masih menyimpannya sampai saya SMA, walaupun sudah lama tidak dipakai. Saya hafal bentuknya: kotak, kaku, dengan mulut tempat kaset masuk. Kalau… Continue Reading →

« Older posts

© 2026 Antarnisti — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑